Jumat, 14 Desember 2012

SD SIHIONG BERKUNJUNG KE MUSEUM BATAK di BALIGE

Mei 2012 yang lalu, siswa SD Sihiong berkunjung ke Museum Batak di Balige. Kunjungan ini terselenggara atas bantuan Mekar Sinurat (asal desa Sihiong) yang menginisiasi dan bekerjasama dengan Pemkab Tobasa untuk membantu transportasi. Siswa kelas 5 dan 6 yang ikut berkunjung sekitar 30 orang bersama 3 orang guru pendamping dan kepala sekolah. Kunjungan ini dalam rangka mengeksplore pemahaman tentang budaya batak sehingga anak-anak semakin mencintai budayanya.
Tepat pukul 10.00 WIB rombongan tiba di lokasi. Pertama mereka dibagikan dulu karcis untuk tiket masuk. Anak-anak sangat antusias memperhatikan lokasi sekitar. Beberapa peninggalan bersejarah ditempatkan di lokasi tersebut.
Di dalam gedung Museum Pribadi TB Silalahi anak-anak menyaksikan sejarah perjuangan hidup TB Silalahi, tokoh batak tersebut yang menjadi tokoh nasional.
Bahwa pada masa kanak-kanaknya TB Silalahi adalah seorang ‘anak hadal’ yang sehari-harinya menggembalakan kerbau.
Anak-anak tidak menyangka bahwa seorang penggembala kerbau pada akhirnya bisa menjadi menteri. Yaa semoga anak-anak ini terinspirasi. Selanjutnya anak-anak mengunjungi HUTA BATAK, sebuah lokasi di kompleks Museum Batak. Disini terdapat beberapa rumah adat batak yang sudah tua sekali dan berumur ratusan tahun. Ada juga sigale-gale dan anak-anak saat itu manorotor bersama, serruu sekali.
Kemudian anak-anak masuk ke gdeung Museum Batak. Di dalam gedung tersebut banyak sekali terdapat benda-benda peninggalan nenek moyang. Waahh keren sekali, ujar anak-anak. Hampir semua peninggalan suku batak ada di dalam, tidak hanya batak toba saja tetapi juga batak Mandailing, Karo, Simalungun, Pakpak dan Angkola.
Anak-anak mendapat penjelasan dari guide yang mendampingi untuk menjelaskan asal-usul benda-benda tersebut. Puas melihat-melihat Museum Batak akhirnya kami makan siang bersama. Karena program ini adalah swadaya maka anak-anak sudah membawa bekal masing-masing dari rumah. Semuanya senang makan bersama dan berbagi.
Sebelum akhirnya kembali ke Sihiong, anak-anak dibawa oleh Mekar Sinurat (yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Asrama Soposurung) untuk berkunjung ke Sekolah Soposurung. Berharap dengan kunjungan tersebut, siswa SD Sihiong juga termotivasi untuk kelak bisa mereka melanjutkan pendidikan di Soposurung tentu agar sudah mempersiapkan diri sedini mungkin. Semoga!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar